Selama bertahun-tahun, standar industri untuk formatting dan linting kode JavaScript/TypeScript adalah kombinasi antara Prettier dan ESLint. Namun, mengatur konfigurasi keduanya agar tidak bentrok selalu menjadi mimpi buruk bagi developer.
Masuklah BiomeJS, sebuah toolchain modern yang menggantikan keduanya sekaligus.
Kenapa Biome Begitu Cepat?
Seperti halnya banyak tool modern lainnya (seperti Vite, Turbopack, dan Tailwind v4), Biome dibangun menggunakan Rust. Ini memberikan kecepatan eksekusi yang luar biasa—sekitar 10 hingga 25 kali lebih cepat daripada Prettier dan ESLint yang berjalan di atas Node.js.
Bagi proyek skala besar, memformat kode yang biasanya memakan waktu beberapa detik kini terjadi dalam hitungan milidetik. Saat Anda menekan Ctrl+S untuk menyimpan file, formatting terasa instan tanpa ada lag.
Zero Config Philosophy
Biome dirancang untuk siap digunakan (out of the box). Alih-alih memiliki belasan file konfigurasi dan plugin, Anda hanya butuh satu file biome.json.
{
"$schema": "https://biomejs.dev/schemas/1.8.3/schema.json",
"formatter": {
"enabled": true,
"formatWithErrors": false,
"indentStyle": "space",
"indentWidth": 2,
"lineWidth": 100
},
"linter": {
"enabled": true,
"rules": {
"recommended": true
}
}
}
Haruskah Pindah dari ESLint?
Biome sangat direkomendasikan untuk proyek baru. Namun, jika codebase lama Anda sangat bergantung pada puluhan custom plugin ESLint yang spesifik, migrasi mungkin agak sulit karena Biome saat ini belum mendukung third-party plugins secara luas demi menjaga performa eksekusinya.
Meski begitu, alat migrasi bawaan biome migrate eslint dapat menerjemahkan sebagian besar rules dasar Anda ke Biome secara otomatis.